Home > karya > merdeka…

merdeka…

merdeka..
merdekaa…
merdekaaa…

satu perkataan yg mashur
khalayak umum banyak yang raikannya
suasana meriah
suasana indah
entah apa yang tersirat
entah apa yang akan berselirat
dengan segala perlakuan
dengan segala agenda

untuk diri aku ini
yang tak merdeka
ya… belum merdeka
memang belum merdeka lagi
jiwa kacau sanubari goyang
hasrat belum kesampaian
kekalutan mengasak diri
demi untuk memerdekakan diri
demi untuk membebaskan diri
demi untuk melapangkan jiwa

aku ingin bersegera aman fikiran
dari segala persoalan hidup serta tujuan

aku ingin ceria suasana
pada liku jalanan hidup
untuk sebuah erti merdeka

merdeka jiwa pikiran dan diri tanpa dibelenggu arahan
merdeka jiwa pikiran dan diri tanpa dikelilingi kerahan
merdeka jiwa pikiran dan diri tanpa dirantaikan paksaan

merdeka kederat tenaga tanpa kerahan dan tugasan
merdeka harta wang ringgit dari bebanan
untuk tanggungan

merdeka amal dan amalan dari jebakkan
yang melalaikan dan meyesatkan

untuk merdeka pada keinginan ku sendiri
untuk tujuan hidupku
untuk tujuan tanggungjawabku
bersama insan disayangi dan menyayangi

sememangnya pada aku
amat sukar untuk merdeka
walaupun pada hari merdeka

kian tenat aku memerdekakan diri
yang sememangnya
amat perit
amat sengsara juga nestapa

hanya satu yg aku tahu
diri ini belum lagi merdeka
dan tak mungkin merdeka
masih lagi seorang hamba
pada Pencipta Yang Maha Kuasa.

Categories: karya
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: